Juli 09, 2008

Acer Extensa 5620Z ... My New Favorite!




Akhirnya setelah melalui perjuangan panjang mencari, mencari dan mencari…keliling, keliling dan keliling dapet juga laptop yang dinanti-nanti, bahkan melebihi harapan yang semula cuma pengen nyari spec yang pas dengan budgetnya aja. Bingung pengen merek apa coz semua merek yang sesuai dengan budget segitu ya merek local. Ada Zyrex, X-Ware ( ni gw baru denger, tapi kayaknya bagus ), Axioo , Ion dll. Tapi sayang semua yang disebut tadi pake chipsetnya selain Intel, ya kecuali buat Axioo emang intel tapi gw ga sreg. Nah, alhamdullilah pas lagi ’browsing’ dilantai paling atas Harco Mangga Dua, Jakarta ada satu stand yang menarik perhatian. Coba tanya-tanya, eh ternyata mereka jual spec yang sesuai dengan budget tersebut,,bahkan mungkin lebih!!.. pertama gw ditawarin Compaq C200. spec lumayan...trus yang kedua Acer Extensa 5620z, ini lebih lengkap lagi...pikir2 lagi ...gw bandingin keduanya, ternyata lebih banyak dan lebih bagus spec dari Acer..ya udah nego2 harga,,deal,,,bayar,,,. Harga segitu gw udah bisa upgrade memory dari 1 gigabyte jadi 2 gigabyte..weleh..weleh...kuenceng pisannn.


Plussss, di laptop itu udah terinstall windows vista home basic aslii.!!! Serta aplikasi2 asli lainnya. Lumayan buanget..!!!harga murah spec tinggi… pengen coba buat aplikasi game-nya nih, ngga tau kuat apa ngga.. semoga aja notebook ini bisa awet ampe batas waktu yang tidak ditentukan ya,,,dan ga rewel..hehehe..


Untuk spesifikasi lengkapnya, ini dia…


Model No : Acer Extensa 5620Z


Processor
Intel Pentium Dual-Core processor 2370 (1 MB L2 cache, 1.77 GHz, 533 MHz FSB) Mobile Intel GL960 Express Chipset Acer InviLink 802.11b/g Wi-Fi CERTIFIED solution, supporting Acer SignalUp wireless technology1


Operating System
Genuine Windows Vista Home Basic , Memory Dual-channel DDR2 SDRAM support
2GB of DDR2 667 MHz memory, upgradeable using two soDIMM modules

Graphics
15.4" WXGA high-brightness TFT LCD, 1280 x 800 pixel resolution, supporting simultaneous multi-window viewing via Acer GridVista
Mobile Intel GL960 Express Chipset with integrated 3D graphics, featuring Intel Graphics Media Accelerator (GMA) X3100 with up to 358/3844 MB of Intel Dynamic Video Memory Technology 4.0 (8 MB of dedicated system memory, up to 350/3764 MB of shared system memory), supporting Microsoft DirectX 9
Dual independent display support
16.7 million colors
External resolution/refresh rate:
2048 x 1536: 75/60 Hz
1920 x 1440: 85/75/60 Hz
1920 x 1200: 75/60 Hz
1920 x 1080: 100/85/75/60 Hz
1600 x 1200: 120/100/85/75/60 Hz
1600 x 900: 120/100/85/75/60 Hz
1400 x 1050: 85/75/60 Hz
1280 x 1024: 120/100/85/75/60 Hz
1280 x 960: 85/75/60 Hz
1280 x 768: 85/75/60 Hz
1280 x 720: 100/85/75/60 Hz
1024 x 768: 120/100/85/75/60 Hz
800 x 600: 120/100/85/72/60 Hz
MPEG-2/DVD acceleration
WMV9 (VC-1) and H.264 (AVC) acceleration
S-video/TV-out (NTSC/PAL) support


Audio
Two built-in Acer 3DSonic stereo speakers
High-definition audio support
Built-in microphone
MS-Sound compatible


Storage
120 GB hard disk drive5 with enhanced Acer DASP (Disk Anti-Shock Protection)
5-in-1 card reader, supporting Secure Digital (SD) Card, MultiMediaCard (MMC), Memory Stick (MS), Memory Stick PRO (MS PRO), xD-Picture Card (xD)
8X DVD-Super Multi double-layer drive


Communication
Acer Video Conference, featuring:
Integrated Acer Crystal Eye webcam supporting enhanced Acer PrimaLite technology1
Optional Acer Xpress VoIP phone
WLAN1: Acer InviLink 802.11b/g Wi-Fi CERTIFIED solution supporting Acer SignalUp wireless technology
WPAN: Bluetooth 2.0+EDR (Enhanced Data Rate)1
LAN: Gigabit Ethernet supporting ASF (Alert Standard Format) 2.0, Wake-on-LAN ready
Modem: 56K ITU V.92 with PTT approval7, Wake-on-Ring ready


Dimensions and weight
360 (W) x 267 (D) x 30.3/43 (H) mm (14.17 x 10.51 x 1.09/1.69 inches)
2.88 kg (6.34 lbs.) with 6-cell battery pack

Power Supply

ACPI 3.0 CPU power management standard: supports Standby and Hibernation power-saving modes
6-cell Li-ion battery pack:
Upto 2.4-hour battery life6
3-pin 65 W AC adapter
2.5-hour rapid charge system-off
3.5-hour charge-in-use


Input Devices
88-/89-key Acer FineTouch keyboard with 5-degree curve, inverted "T" cursor layout, 2.5 mm (minimum) key travel
Touchpad pointing device
12 function keys, four cursor keys, two Windows keys, hotkey controls, embedded numeric keypad, international language support, independent Euro and US dollar sign keys
Empowering Key
Easy-launch buttons: email, Internet, programmable
Productivity keys: Lock, Presentation, Sync
Front-access switches: WLAN, Bluetooth


I/O Ports
ExpressCard/54 slot
PC Card slot (Type II)
5-in-1 card reader (SD, MMC, MS, MS PRO, xD)
Four USB 2.0 ports
IEEE 1394 port (4-pin)
Fast infrared (FIR) port
External display (VGA) port
S-video/TV-out (NTSC/PAL) port
Headphones/speaker/line-out jack
Microphone jack
Line-in jack
Ethernet (RJ-45) port
Modem (RJ-11) port
DC-in jack for AC adapter


Software
Acer Empowering Technology (Acer eNet, ePower, ePresentation, eDataSecurity1, eLock, eRecovery, eSettings Management)
Acer Crystal Eye1
Acer GridVista
Acer Launch Manager
Acer Video Conference Manager1
Adobe Reader
CyberLink PowerDVD
Microsoft Office Ready SP11
Norton Internet Security
NTI CD & DVD Maker
NTI Shadow


Security and service
features Enhanced Acer DASP (Disk Anti-Shock Protection)
BIOS user, supervisor, HDD passwords
Kensington lock slot


Warranty
One-year Warranty


Juli 07, 2008

BELAJAR DARI KUNG FU PANDA


Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yangdinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

1. The secret to be special is you have to believe you're special.
Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.

Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa.

Seperti kata Master Oogway, You just need to believe

2. Teruslah kejar impianmu.
Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut Present hadiah. Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.

Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya.

Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

4.Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.

Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain.

Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak anak yang dirugikan.

5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.

Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya.

Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.

6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.

Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

7. Keluarga sangatlah penting.
Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?

God Bless You!

 

Photo Galleria

'==statistik=='

Powered By Blogger

Follow Me??

Subscribe to Feed